Reportase Sulut - Senin siang (11/05) sempat terjadi keributan di
halaman Minimarket Citimart Bitung, depan Depot Pertamina Bitung, salah satu
warga yang tinggal disamping Citimart mengamuk karena bahan material besi baja bagian
samping atas kiri bangunan jatuh dihalaman rumahnya, untung inseden ini tidak menimbulkan
korban jiwa.
Penambahan bangunan yang rencananya akan dibikin
tiga lantai, Matahari Dept Store dan bioskop, sayangnya mendapat teguran keras
dari masyarakat yang rumah mereka berdekatan dengan bangunan Citimart, pasalnya,
material bangunan seperti batako sering jatuh diatap rumah mereka, bahkan yang
terakhir besi baja.
Pemilik rumah yang dijatuhkan besi baja bernama Ulianof
Gamis menjelaskan kepada Reportase Sulut mengatakan, pada waktu itu, dia kaget
dengan adanya bunyi yang sangat kuat seperti bom, begitu ditengok disamping
halaman rumah, ternyata ada material rangka besi baja yang jatuh dari atas
bangunan tersebut.
Sudah beberapa kali saya menegur pemilik MM Citimart
dan juga pekerja bangunan, agar penambahan bangunan seperti ini pengamanannya
yang paling utama, untung benda tajam ini tidak mengenai orang yang ada didalam
rumah dan kalau itu sampai terjadi, siapa yang akan yang akan bertanggung
jawab??, selalu yang hanya keluar dari mulut mereka hanya kata maaf saja tanpa memikirkan keselamatan orang banyak, tutur
Gamis.
Terkait dengan kejadian ini, warga yang rumahnya
berdekatan dengan bangunan Citimart menjadi sangat resah, bahkan ada yang
mengatakan, hal seperti ini akan terulang lagi, mereka akan melaporkan kepada pihak yang
berwajib. Karena mereka melihat, para pekerja bangunan ini tidak memakai safety yang aman, tutup Gamis.
Sementara General Manager MM Citimart Bitung, Boyke
Parapat menjelaskan, pihaknya tidak tahu menahu dengan adanya insiden yang
terjadi itu, karena seluruh pekerjaan bangunan konstruksi besi baja sepenuhnya
menjadi tanggung jawab pelaksana/kontraktor.
Sedangkan pihak kontraktor pembangunan sendiri masih belum bisa dikonfirmasi,
karena berdomisili di Kota Manado. Menurut para pekerja lapangan, pimpinannya
baru bisa memberikan keterangan pada hari ini besok (Selasa-Red).
Komentar